Bengkel Bangun - Fluks pada pengelasan sangat diperlukan baik untuk pengelasan Listrik atau pun Las Karbit. Dan pada bahasan kali ini saya akan berbagi tips tentang pengganti fluks untuk pengelasan Kuningan dengan Las Karbit.

Fluks adalah bahan kimia yang berbentuk serbuk atom, pasta dan ada juga yang dibalutkan di kawat las. Bahan ini sangat besar peranannya untuk pengelasan seperti Kuningan, Paduan perak, Tembaga baja dll.

Pada prakteknya, bahan kimia ini sering menggunakan boraxs (jika untuk pengelasan karbit). dengan boraxs yang dijual bebas dipasaran akan membantu anda dalam pengelasan yang membutuhkan penanganan extra.

Fungsi dari Fluks ini adalah untuk memperbaiki struktur logam yang berubah akiubat terkena panas. 

Dari pengalaman yang saya alami, pengelasan tanpa menggunakan fluks sungguh menyiksa, susah untuk menempel terutama pada pengelasan kuningan yang notabene sangat memerlukan.

Dan bagaimana jika anda kebetulan kehabisan Fluks sedangkan kerjaan masih menumpuk ??

Tips ini mungkin akan bermanfaat untuk anda.

Caranya :
  • Buat bubuk dari pecahan kaca
  • Haluskan sampai benar-benar lembut seperti tepung
  • Tenmpatkan di tempat yang aman
Kini bahan pengganti fluks bisa anda gunakan untuk mengelas.

Cara ini pernah saya cooba untuk pengelasan mata Bubut dari baja Videa dan hasilnya sangat memuaskan.

Read More …

Categories: ,

Bengkel Bangun - Arus listrik yang digunakan untuk memperoleh nyala busur listrik adalah arus searah. Arus searah ini berasal dari mesin berupa dinamo motor listrik searah. Dinamo dapat digerakkan oleh motor listrik, motor bensin, motor diesel, atau alat penggerak yang lain. 
 
Mesin arus yang menggunakan motor listrik sebagai penggerak mulanya memerlukan peralatan yang berfungsi sebagai penyearah arus. Penyearah arus atau rectifier berfungsi untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). 
 
Arus bolak-balik diubah menjadi arus searah pada proses pengelasan mempunyai beberapa keuntungan, antara lain:
  1. Nyala busur listrik yang dihasilkan lebih stabil
  2. Setiap jenis elektroda dapat digunakan pada mesin las DC
  3. Tingkat kebisingan lebih rendah
  4. Mesin las lebih fleksibel, karena dapat diubah ke arus bolak-balik atau arus searah
Mesin las DC ada 2 macam, yaitu mesin las stasioner atau mesin las portabel. Mesin las stasioner biasanya digunakan pada tempat atau bengkel yang mempunyai jaringan listrik permanen, misal listrik PLN.
 
Adapun mesin las portabel mempunyai bentuk relatif kecil biasanya digunakan untuk proses pengelasan pada tempat-tempat yang tidak terjangkau jaringan listrik.
 
Hal yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian mesin las adalah penggunaan yang sesuai dengan prosedur yang dikeluarkan oleh prabrik pembuat mesin, perawatan yang sesuai dengan anjuran. Sering kali gangguan gangguan timbul pada mesin las, antara lain mesin tidak mengeluarkan arus listrik atau nyala busur listrik lemah.
 
Kelebihan mesin DC 
  • Busur nyala listrik yang dihasilkan stabil
  • Dapat menggunakan semua jenis elektroda
  • Dapat digunakan untuk pengelasan pelat tipis
Sumber penyebab gangguan pada mesin las bisa terjadi dari dalam mesin (internal) atau dari luar (eksternal). Gangguan-gangguan dari luar yang bisa terjadi misalnya arus dari sumber tegangan mati atau tegangan dari sumber lemah atau turun. Adapun gangguan dari dalam mesin sendiri misalnya sikat katup mesin DC kotor, mesin las terlalu panas, kumparan pada trafo rusak (akibat hubung singkat atau lilitannya putus), atau ada ada salah satu instalasi yang tidak terhubung (ada kabel putus).
 
Gangguan-gangguan yang timbul dapat diatasi dengan beberapa cara, antara lain menaikkan putaran generator untuk menaikkan tegangan atau menaikkan arus yang lemah, memperbaiki atau mengganti lilitan kumparan trafo, mendinginkan mesin, jika kabel amper rusak diganti yang baik, memperbaiki hubunga kabel, membersihkan sikat pada katup, dan menghidupkan listrik cadangan bial sumber utamanya mati.
 
Read More …

Categories: ,