Bengkel Bangun - Terkadang hal yang dianggap sepele oleh kita justru memegang atau mempunyai pengaruh luar biasa. Demikian juga pada postingan kali ini.

Meskipun sepertinya sangat sepele namun jika salah dalam proses mematikan nyala las karbit akan berakibat sangat fatal dan yang paling parah dan apesnya adalah meledaknya tabung gas karbit.

Mengapa demikian ??

Secara logika jika api yang kita anggap sudah mati ternyata masih menyala di dalam blender karbit maka bisa berakibat nyala balik, yang akan berakibat bisa meledakan tabung gas karbit jika tabung pengaman tidak berfungsi dengan baik (baca penjelasannya disini.

Untuk itu perlu ketelitian dalam mematikan nyala las karbit agar aman dan tidak mengandung resiko.

Sudah kita ketahui bahwa blander karbit terdapat 2 kran yaitu kran oxigen dan assitilin (karbit). Untuk aman dalam mematikan nyala setelah selesai proses pengelasan selesai yang ditutup terlebih dahulu adalah kran karbitnya (Assitilin). Dengan penutupan kran karbit terlebih dahulu apa didak spontan mati maka akan tertiup oleh oksigen yang masih berjalan.

Hal ini berbeda jika kran oxigen yang ditutup terlebih dahulu baru kran karbitnya. Dengan proses seperti ini Bisa saja api masih hidup di dalam blander karbitnya.

Read More …

Categories: ,

Bengkel Bangun - Bila sebelumnya Bengkel Bangun sudah menjelaskan bagaimana cara menambal ban dengan cara di bakar kini giliran bagaimana cara menambal ban tubles baik sepeda motor ataupun mobil.

Tapi pada artikel ini Bengkel Bangun menjelaskan cara menambal ban tubles untuk ban mobil.

Bahan dan alat yang perlu disiapkan:

  1. Satu set jarum tubles dan karetnya



  2. Kompresor
  3. Kolam air tes angin
  4. Barometer

Proses Penambalan:

  1. Pompa ban mobil dengan ukuran angin secukupnya.


  2. Masukan ke kolam air untuk mencari gelembung angin. Jika terdapat gelembung angin, tandai karena disitulah letak bocornya.


  3. Pasang jarum pengikir ke bagian yang bocor, kikir dengan jarum tersebut. Hal ini untuk membersihkan permukaan yang akan di tambal.



  4. Tahan dan simpan jarum pengikir tersebut (jangan dicabut dulu).
  5. Masukan karet penambal ke jarum tublesnya.


  6. Tarik jarum pengikir dan masukan jarum yang terpasang karet penambal.


  7. Jika lubang bocor kecil cukup dengan satu karet penambal dengan cara  memasukan ujung karet, dan ujung yang lain dipegang agar tidak ikut masuk ke ban.


  8. Setelah masuk tarik kembali jarum penambal, kini posisi karet penambal ujung satu di dalam ban dan ujung yang lain ada diluar.


  9. Tes dengan air, dengan cara di tetesi air atau jika lebih mantapnya masukan kembali ke dalam kolam test angin.


  10. Potong sisa karet diluar jika masih terasa panjang dan menggangu.
  11. Pompa ban dengan ukuran sesuai keperluan.
Dengan 11 langkah dalam menambal tubles kini ban anda siap dipakai kembali untuk jalan layaknya seperti tidak pernah terjadi kebocoran.

Read More …

Categories: ,