Jumat, 15 Juni 2012

Cara Buat Bahan Pengisi Las Aluminium


Rahasia Diungkap


Bengkel Bangun – Setelah sebelumnya Bengkel Bangun secara singkat menjelaskan bagaimana cara Las Aluminium. Kali ini kembali membahas proses pengelasan Las Aluminium untuk anda yang berminat secara bertahap.

Sudah diterangkan sebelumnya bahwa dalam proses Pengelasan Aluminium ada tiga tahap, yaitu
  1. Pembuatan bahan pengisi
  2. Proses pengelasan
  3. Finishing
Dan pada kesempatan ini Bengkel Bangun akan membahas bagaimana cara membuat bahan pengisi untuk las aluminium.

Berikut tahapannya;

Pengecoran

Untuk pengecoran ini yang harus anda persiapkan dan kerjakan sbb;
  1. Meja Las

    Untuk meja las, anda persiapkan dari besi plate dengan ketebalan menyesuaikan panas las itu sendiri. Atau lebih kurang 5 mm. Dengan ketebalan tersebut sudah bisa menahan panas jika terjadi proses pengelasan. Sebab jika terlalu tipis dari ukuran tersebut akan berubah bentuk (melengkung) yang berakibat terganggunya pada pengelasan nanti.

  2. Cara Cor

    Panaskan semua bekas aluminium untuk pembuatan bahan pengisi di atas meja besi yang anda persiapkan tadi. Buat semua bahan tersebut menjadi cair atau menjadi bubur. Sampai tahap ini anda harus membersihkan semua kotoran yang menempel / tercampur pada bubur aluminium tersebut.

    Gunakan besi kawat dengan ukuran diameter 4mm dengan panjang 30 cm untuk mengaduk dan membuang kotoran yang ada di dalam bubur aluminium. Bersihkan sampai benar-benar bersih untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

    Bagaimana anda mengetahui jika tercampur kotoran ?? Jika anda melihat di dalam bubur aluminium terdapat gumpalan-gumpalan hitam dan juga nyala pijar yang terang menyilaukan, itulah kotoran yang harus dibuang. Anda dituntut untuk terampil memainkan kedua tangan. Tangan kanan untuk memanaskan sedangkan yang kiri untuk mengaduk dan membuang kotoran yang perlu dibuang.
    Jika sudah bersih, diamkan sesaat sampai bubur aluminium tersebut agak dingin dan mengeras.

Memintal

Istilah memintal sengaja kami gunakan dalam proses ini. Maksud dengan memintal disini adalah membuat gumpalan aluminium hasil pengecoran menjadi bilah-bilah panjang seperti layakna kawat las yang dijual dipasaran.

Proses pemintalan sebagai berikut;
  1. Pegang gumpalan aluminium dengan tang menggunakan tangan kiri
  2. Panaskan ujung lain dari gumpalan tersebut dengan blander las, bbisa menggunakan blander potong LPG maupun perangkat las karbit (asitilin)
  3. Sedikit-demi sedikit cairkan ujung aluminium perlahan-lahan dan usahakan jangan sampai mencair secara keseluruhan.
  4. Jika mulai mencair jalankan aluminium supaya cairan yang dipanaskan memanjang,
  5. Tetap stabilkan gerakan tangan kiri dan kanan untuk hasil yang maksimal. Tetap panaskan untuk pencairan serta tarik terus untuk memanjangkan.
  6. Untuk panjang sesuaikan dengan kebutuhan dan kemahiran anda dalam memintal.

Dengan demikian maka proses pembuatan bahan pengisi untuk las Aluminium telah selesai, silahkan anda praktekan untuk anda yang berminat denga Pengelasan Aluminium.

Print Friendly and PDF
Artikel Terkait

20 komentar:

Blog Keperawatan on 6/16/2012 mengatakan...

Terima kasih sahabat atas berbagi pengetahuannya ini...
Jadi tahu sedikit banyak tentang las di sini

Bengkel Bangun on 6/16/2012 mengatakan...

Sekedar berbagi pengetahuan dengan sedikit apa yang kami miliki........

Terimakasih atas kesediaan untuk berkunjung.

ARMAN on 6/16/2012 mengatakan...

Pengetahuan tambahan buat saya di bidang perbengkelan, nice share sobat thanks

Aldio Blog on 6/17/2012 mengatakan...

nice info sobat, kapan2 bisa dicoba.

Asis Sugianto on 6/17/2012 mengatakan...

terima kasih banyak nih sobat untuk berbagi pengetahuannya sobat...

Raihan Marie Ramadhan on 6/17/2012 mengatakan...

Klo las almunium paling pilih pada bengkel yang terdekat,hehe.
Wah...,bisa buat bengkel las alumunium sendiri nieh dapat pencerahan berarti gini mah.
Makasih dah sharing,happy blogging.

Aldio Blog on 6/23/2012 mengatakan...

terima kasih sob untuk artikelnya, sangat bermanfaat..

Asis Sugianto on 6/23/2012 mengatakan...

wah saya rada ngeri lihat las sobat, mata saya agak silau

BLOGCUNAYZ on 6/23/2012 mengatakan...

kompit banget infonya gan,thank ya untuk ilmunya siapa tau dapat berguna bagi saya nanti

BlogS of Hariyanto on 6/24/2012 mengatakan...

wah..kalau soal las mengelas...blog ini jagonya dech :)

Tularosa on 6/24/2012 mengatakan...

nice share post

Rezki Nuarta on 6/24/2012 mengatakan...

info yang baugs sob, klo ane ternyata ngelas juga banyak prosedurnya gak segampang yang ane pikirkan

Bengkel Bangun on 6/24/2012 mengatakan...

@ Arman...
Mudah mudahan bermanfaat bang.

@ Aldio Blog...
Yup Silahkan, untuk menambah ketrampilan.

@ Asis Sugianto...
Sama-sama semoga ada manfaatnya.

@ Blogcunayz...
Kami mencoba untuk berbagi sebaik mungkin, terima kasih jika dirasa bermanfaat.

Bengkel Bangun on 6/24/2012 mengatakan...

@ BlogS of Hariyanto....
Wah ga juga bang , biasa-biasa saja. Terima kasih sudah mampir.

@Tularosa...
Thaks sob

@Rezki Nuarta...
Untuk Pengelkasan Aluminium memang agak ribet dan perlu ketrampilan khusus. Berbeda dengan pengelasan logam yang lain.

dimas geel on 6/27/2012 mengatakan...

wah walopun gak terjun langsung seenggaknya tau ilmunya jadi kalo sewaktu2 mnggunakan jasanya bisa lebih tau..

event ngeblog: menulis di blog dapet android, ikutan yuk!

yovie mengatakan...

gan, saya sering liat klo proses pengelasan alumunium menggunakan campuran borak.. apa gunanya?

Bengekel Bangun on 8/30/2012 mengatakan...

@ Yovie

Untuk pengelasan Almunium sebenarnya tidak memerlukan campuran boraks, campuran boraks diperlukan jika untuk pengelasan kuningan dan sejenisnya.

Fungsi boraks pada pengelasan ini adalah untuk memperbaiki struktur logamn yang rusak pada waktu pengelasan.

dede taofiq on 2/03/2014 mengatakan...

Terimakasih sob yang bagi bagi ilmunya smoga bermanfaat

anang kristianto on 2/20/2014 mengatakan...

Kalau jenis kawatnya apa ya ...mohon pencerahannya. Terima Kasih

IpungBaraba on 1/01/2015 mengatakan...

Trim ilmoenya aku sudah bisa las aluminium...

Galeri

Komentar

 

Copyright 2011 Bengkel Bangun I Template by Bengkel Bangun I Support by Web Design ROP I Aktif 14/05/2011 I Dom 03/09/2011