Bengkel Bangun - Anda pernah mengalami rem sepeda motor yang blong karena licin kampas, padahal kampas masih dalam keadaan tebal....?? Kalau sudah membicarakan masalah rem taruhannya adalah keselamatan perjalanan yang notabene merupakan keselamatan jiwa sipengendara dan orang sekitarnya.



Jika hal demikian pernah anda alami dan belum menemukan solusoinya berikut Bengkel Bangun memberi solusi yang jitu sebagai pemecahan masalah yang dialami jika kampas rem licin.


Langkah-langkah yang harus anda lakukan :

1. Bongkar roda mana yang perlu penanganan untuk perbaikan kampas.

2. Setelah terbuka bersihkan debu-debu di kampas dan tromol roda.

3. Taburi kampas dan tromol dengan puyer obat sakit kepala (maaf tidak saya sebutkan merk, yang penting puyer).

4. Pasang kembali roda seperti sedia kala.

5. Jika roda belakang yang diperbaiki kampas remnya silahkan psasang standar 2 agar roda menggantung.

6. Hidupkan mesin, masukan gigi 3 dan gas agar roda berputar.

7. Sebagai tahap akhir rem secara mengejut, agar roda berhenti seketika.

Dari ketujuh langkah tersebut kini penyakit pada rem roda sepeda motor anda telah sembuh dan siap untuk melaju di jalanan tanpa kawatir resiko blong.[Goes-bb]

Read More …

Categories: ,

Bengkel Bangun - Makna sambungan yang dipahami dalam bidang permesinan, tidak jauh berbeda dengan apa yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, yaitu menghubungkan antara satu benda dengan lainnya. Sebagaimana yang diketahui, manusia tidak dapat memproduksi sesuatu dalam sekali kerja. Hal ini tidak lain karena keterbatasan manusia dalam menjalani prosesnya. Makanya benda yang dibuat manusia umumnya terdiri dari berbagai komponen, yang dibuat melalui proses pengerjaan dan perlakuan yang berbeda. Sehingga untuk dapat merangkainya menjadi sebuah benda utuh, dibutuhkanlah elemen penyambung. Menilik fungsinya, elemen penyambung sudah pasti akan ikut mengalami pembebanan saat benda yang dirangkainya dikenai beban. Ukurannya yang lebih kecil dari elemen yang disambung mengakibatkan beban terkonsentrasi padanya. Efek konsentrasi beban inilah yang harus diantisipasi saat merancang sambungan, karena sudah tentu akan bersifat merusak.

Ada dua jenis sambungan yang dikenal secara umum :

1. Sambungan tetap (permanent joint).

Merupakan sambungan yang bersifat tetap, sehingga tidak dapat dilepas selamanya, kecuali dengan merusaknya terlebih dahulu.

Contohnya :
Sambungan paku keling (rivet joint) dan sambungan las (welded joint).





Contoh sambungan keling (Doc Gambar ICE)



2. Sambungan tidak tetap (semi permanent).

Merupakan sambungan yang bersifat sementara, sehingga masih dapat dibongkarpasang selagi masih dalam kondisi normal.

Contohnya :
Sambungan mur-baut / ulir ( screwed joint ) dan sambungan pasak (keys joint). [Goes-bb]

Read More …

Categories:

Bengkel Bangun - Pengelasan dengan menggunakan las busur listrik memerlukan kawat las (Elektroda) yang terdiri dari suatu inti terbuat dari suatu logam di lapisi oleh lapisan yang terbuat dari campuran zat kimia, selain berfungsi sebagai pembangkit, elektroda juga sebagai bahan tambah.

Elektroda terdiri dari dua jenis bagian yaitu bagian yang bersalut (fluks) dan tidak bersalut yang merupakan pangkal untuk menjepitkan tang las. Fungsi fluks atau lapisan elektroda dalam las adalah untuk melindungi logam cair dari lingkungan udara menghasilkan gas pelindung, menstabilkan busur, sumber unsur paduan.

Pada dasarnya bila di tinjau dari logam yang di las, kawat elektroda dibedakan menjadi elektroda untuk baja lunak, baja karbon tinggi, baja paduan, besi tuang, dan logam non ferro. Bahan elektroda harus mempunyai kesamaan sifat dengan logam.



Kemasan Elektroda 20 kg

Pemilihan elektroda pada pengelasan baja karbon sedang dan baja karbon tinggi harus benar-benar diperhatikan apabila kekuatan las diharuskan sama dengan kekuatan material.

Penggolongan elektroda diatur berdasarkan standar sistem AWS (American Welding Society) dan ASTM (American Society Testing Material).

Elektroda jenis E6013 dapat dipakai dalam semua posisi pengelasan dengan arus las AC maupun DC. Elektroda dengan kode E6013 untuk setiap huruf dan setiap angka mempunyai arti masing-masing yaitu:

E = Elektroda untuk las busur listrik.

60 = Menyatakan nilai tegangan tarik minimum hasil pengelasan dikalikan dengan 1000 Psi (60.000 Ib/in2) atau 42 kg/mm2.

1 = Menyatakan posisi pengelasan,

1 berarti dapat digunakan untuk pengelasan semua posisi.

3 = Jenis selaput elektroda Rutil-Kalium dan pengelasan dengan arus AC atau DC.

Semoga uraian singkat ini ada manfaatnya. [Goes-bb]

Read More …

Categories: