Selasa, 09 Agustus 2011

Tambal Ban Dalam


Rahasia Diungkap


Bengkel Bangun - Tukang tambal ban oleh sebagian orang masih dia anggap pekerjaann remeh dan dipandang sebelah mata. Duduk di pinggir jalan sambil termangu menanti kendaraan yang ban kempes untuk sekedar isi angin atau menambal. Tapi dibalik kesederhanaan seorang tukang tambal, justru jasanya sangat diperlukan oleh ratusan bahkan ribuaan pengguna jalan. Bisa dibayangkan walaupun mobil atau motor bermerk dengan harga ratusan juta tanpa angin yang tersimpan di ban yang membawanya, maka apalah guna mobil atau motor tersebut. Satu-satunya jalan adalah dengan bantuan tukang tambal yang siap untuk memperbaikinya.

Jika dilihat dari kaca mata bisnis justru usaha tambal ban sangatlah menjanjikan dan menguntungkan. Kita lihat saja bahwa volume alat transportasi seperti motor dan mobil semakin hari semakin bertambah banyak. Apa lagi dikota-kota besar, kemacetan terjadi dimana-mana karena saking banyaknya jumlah kendaraan yang sedang mobile. Kondisi ini bisa dimanfaatkan sebagai peluang bisnis yang amat bagus, mulai dari montir, cuci motor dan mobil, dan juga tambal ban.


Konsumen bisnis jasa tambal ban adalah para pengguna motor maupun mobil yang berlalu lalang di jalan. Kemungkinan terjadinya ban bocor, diluar kendali seseorang. Jadi semua orang membutuhkan jasa tambal ban.

Untuk menjadi seorang Tukang Tambal Ban harusmempunyai bekal sebagai berikut:


Perkakas

1. Kompresor / pompa tangan jika sekedar sepeda motor

2. Kompor pembakaran

3. Pembuka ban

4. Tempat air

5. Karet penambal

6. Gergaji

7. Siritus (bahan bakar)


Cara Menambal

1. Buka ban dalam dari roda


2. Isi angin dan masukan air untuk mencari posisi sebelah mana yang bocor


3. Kerik bagian yang bocor dengan gergaji kira-kira radius 2 cm dari yang bocor


4. Beri lem dan potongkan karet penambal


5. Pasang di kompor pembakaran dengan posisi karet penambal ada di bagian bawah atau berhubungan langsung dengan alas yang dipanaskan. Untuk menghindari lengketnya karet penambal dengan alas, bisa di pakai bekas kaleng minuman ringan sebagai tambahan alas atau dengan diusapi sabun colek

6. Bakar kompor pembakar

7. Deteksi panas yang ada jangan sampai terlalu panas, ini bisa barakibat akan membakar ban dalam. Cara mengetahui apabila sudah masak dengan di kasih cipratan air, bila sudah menggulung bagai bola berarti suda masak

8. Angkat ban dalam dan masukan air untuk mendinginkan

9. Pasang kembali ban dalam pada roda dan isi angin sesuai ukuran yang direkomendasikan untuk kendaraan tersebut


Dengan tahapan seperti di atas maka usaha tambal ban sudah bisa berjalan . Untuk tambal ban tubles akan dibahas pada kasempatan lain.

Print Friendly and PDF
Artikel Terkait

9 komentar:

Kiko Berdendang on 10 Agustus 2011 07.04 mengatakan...

Aduh suka bahasanya...

Blog Teknik on 10 Agustus 2011 13.59 mengatakan...

@ Kiko Berdendang.....

Emang bahasanya ada yang aneh.?

Er'end on 10 Agustus 2011 23.00 mengatakan...

Hehehe,jadi inget tempo dulu di kampung Mas.Waktu jalan-jalan ban motor saya kena paku,kebetulan sekali saya menambal ban di tambal ban punya temen saya.Saya sering melihat beliau nambal,kayanya mudah.Tapi pas saya coba sendiri, ban motor saya ga bisa di pake lagi,hancur karena terlalu panas.Nice post kawan,selamat menunaikan ibadah puasa.

Er'end on 12 Agustus 2011 19.07 mengatakan...

Hari ini saya tidak bisa masuk ke Kebarongan,koneksi internetku parah sekali Mas.Selamat berakhir pekan juga.

puisi on 23 Agustus 2011 04.27 mengatakan...

hehehehee,.,., walaupun d liat pekerjaan kampungan .., tapi bagiku pekerjaan ini adlah pekerjaan yang mulia... semoga kita para penambaL bAn bisa selalu berguna bagi semua.. Amiin.

NEOpulsagram on 25 November 2011 02.19 mengatakan...

Boleh.. buka usaha tambal ban
=D

Sundul Satu on 5 Januari 2012 05.43 mengatakan...

Detil banget ....
Aku suka gaya Anda.
Aku sundul postingan ANDA

Ammi Hamzah on 8 April 2012 20.24 mengatakan...

Buat merekatkan potongan penambal sebelum dibakar pake lem apa ya?

Admin on 8 April 2012 23.11 mengatakan...

@ Ammi Hamzah.......

Pakai potongan-potongan karet penambal yang tidak terpakai sebagao bahan lem.

Cara membuatnya dengan direndam bensin (premium)

Galeri

Komentar

 

Copyright 2011 Bengkel Bangun I Template by Bengkel Bangun I Support by Web Design ROP I Aktif 14/05/2011 I Dom 03/09/2011