On Facebook

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Pengapian Magnet pada motor

Bengkel Bangun - Sistem pengapian magnet  adalah pengapian yang menggunakan generator sebagai sumber arus.

1. Prinsip kerja dasar

Pengapian magnet merupakan gabungan dari generator dan sistem pengapian.

2. Sifat-sifat

• Sumber tegangan dari generator, sehingga motor dapat hidup tanpa baterai.
• Daya pengapian baik pada putaran tinggi.
• Putaran start harus lebih besar dari 200rpm.
• Sering digunakan pada motor kecil seperti sepeda motor.

3. Dasar transformasi tegangan (prinsip induksi magnetis)

A. Medan magnet

Jika medan magnet digerak-gerakkan di dekat kumparan, maka:
• Terjadi perubahan medan magnet.
• Timbul tegangan lisrtik (tegangan induksi).

B. Transformator

Jika pada sambungan primer transformator dihubungkan dengan arus bolak-balik maka:
• Ada perubahan arus listrik.
• Terjadi perubahan medan magnet.
• Terjadi tegangan induksi.

C. Perbandingan tegangan

Perbandingan tegangan sebanding dengan perbandingan jumlaah lilitan.
• Jika jumlah lilitan sedikit, maka tegangan induksi kecil.
• Jika jumlah lilitan banyak, maka tegangan induksi besar.

D. Transformasi dengan arus searah

Transformator tidak dapat berfungsi dengan arus searah karena:
• Arus tetap.
• Tidak terjadi perubahan medan magnet.
• Tidak ada induksi.

Untuk mengatasinya, harus diberi saklar pada sambungan primer. Jika saklar dibuka/tutup (on/off), maka:
• Arus primer terputus-putus.
• Ada perubahan medan magnet.
• Terjadi induksi.

4. Sifat-sifat induksi diri

• Tegangan bisa melebihi tegangan sumber arus, pada sistem pengapian tegangannya ≈300 – 400V.
• Induksi diri adalah penyebab timbulnya bunga api pada kontak pemutus.
• Arah tegangan induksi diri selalu menghambat arus primer.




7. Bagian-bagian sistem pengapian Magnet

• Kunci kontak untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik.
• Koil untuk mentransformasikan tegangan dari magnet menjadi tegangan tinggi (5.000 – 25.000V).
• Kontak pemutus (platina / CDI) untuk menghubungkan dan memutuskan arus primer agar terjadi induksi tegangan tinggi pada sirkuit sekunder sistem pengapian.
• Kondensator kegunaan (pemakaian platina):

1. Mencegah loncatan bunga api di antara celah kontak pemutus pada saat kontak pemutus mulai membuka.
2. mempercepat pemutusan arus primer sehingga tegangan induksi yang timbul pada sirkuit sekunder tinggi.

• Generator pembangkit sebagai penghasil / sumber tegangan AC.
• Busi untuk meloncatkan bunga api listrik di antara kedua elektroda busi di dalam ruang bakar, sehingga pembakaran dapat dimulai. [Goes-bb]

2 Responses to "Pengapian Magnet pada motor"

  1. bagus ilmunya,,makasih yah...Infonya sangat menarik...

    BalasHapus
  2. artikel nya bermanfaat banget gan ,,, ditunggu posting selanjutnya,,

    tetep semangat ,,,salam kenal

    BalasHapus