Bengkel Bangun - Roda gila atau yang juga disebut Fly wheel merupakan komponen dalam mesin (mobil) baik diesel maupun bensin. Fungsi Roda Gila atau Fly wheel adalah sebuah masa yang berputar dan dipergunakan sebagai penyimpan tenaga di dalam mesin. Karena dengan adanya Roda Gila putaran mesin menjadi selaras dan rata.

Dan fungsi lain dari Roda gila sebagai tempat pemasangan kopling. Kopling terpasang pada roda gila berikut tempurung yang seputar sisi bautnya pada roda gila. Permukaan salah satu roda gila dibubut sangat halus. Jadi disamping sebagai penyeimbang tenaga seperti tersebut di atas juga sebagi tempat pemasangan kopling untuk meneruskan atau menyalurkan tenaga dari mesin ke poros gardan.

Bagian tepi roda gila biasanya memiliki cincin bergerigi untuk pertautan dengan roda gigi motor starter pada saat motor dihidupkan. Karena itu tanpa roda gila hampir tidak mungkin menghidupkan mesin. Kalaupun hidup, putaran mesin menjadi tidak teratur. Bobot yang dimiliki roda gila inilah yang menyebabkan putaran poros engkol mantap dan halus. Bobot roda gila pada mesin mobil penumpang berkisar 7.5-50 KG.


Roda gila dipasang kokoh pada ujung poros engkol sehingga tidak mudah bergeser dari dudukannya. Ini untuk menjamin agar roda gila, mesin , dan kode penyalaan tetap pada posisi yang benar. Selain itu, tepat ditengah roda gila ada lubang kecil. Bantalan peluru ini bertugas menahan ujung bagian depan poros kopling. [Goes-bb]

Read More …

Categories: , ,

Bengkel Bangun - Bubut merupakan pekerjaan permukaan benda kerja yang silinder. Sedangkan Perkakas atau alatnya dinamakan Mesin Bubut). Pada pekerjaan bubut benda kerja diputar dengan mesin dan sayatan pisau bubut dikenakan pada benda kerja yang berputar. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan (feeding). Sedangkan untuk gerakan pahat bubut digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. (tinggi pahat sama dengan tinggi astengah benda kerja)



Contoh gambar Mesin Bubut







Putaran benda kerja dan pemakanan Pahat Bubut




Pekerjaan Bubut


Read More …

Categories:

Bengkel Bangun - Untuk cara  test Aki langkah-langkah  sebagai berikut. Setel Multitester lihat disini pada posisi DC min 50 V. Sambungkan kutub positif pada terminal positif aki, dan kutub negatif pada terminal negatif aki. Hidupkan mesin dan jika Jarum menunjukan kurang dari 12 V ada masalah pada pengisian aki, karena seharusnya 12 V sampai dengn 13.5 V. Dan jika mesin dimatikan jarum menunjukan pada angka hanya 7 V aki kurang baik dalam menyimpan strum.

Pengetesan aki ini berlaku untuk sepeda motor, untuk mobil beluim pernah mencobanya.


Read More …

Categories: ,

Bengkel Bangun - Pada kepala baud sering kita jumpai ada tertulis angka yang kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa angka tersebut merupakan spesifikasi kekuatan baud. Karena tiap-tiap penggunaan baud tersebut memerlukan kekuatan yang berbeda-beda hingga pembuatan baudpun menuesuaikan dengan tiap penggunaan yang diberi kode pada angka yang tertera pada kepala baud.

Berikut tabel kekuatan menurut angka yang ada pada kepala baud.

Kelas Diameter Momen Spesifikasi (Baud kepala segi 6)
Tanpa Flens kg-cm Dengan Flens kg-cm
4T 6 55 160
8 130 145
10 260 290
12 480 450
14 760 850
16 1.150 --
5T 6 65 75
8 160 175
10 330 360
12 600 670
14 930 1.050
16 1.400 --
6T 6 80 90
8 195 210
10 400 440
12 730 810
14 1.100 1.250
16 1.750 --
17T 6 110 120
8 260 290
10 530 590
12 970 1.050
14 1.500 1.700
16 2.300 --
8T 8 300 330
10 620 690
12 110 125
9T 8 340 380
10 710 790
12 1.300 1.450
10T 8 390 430
10 800 890
12 1.450 1.600
11T 8 430 480
10 890 990
12 1.600 1.800


Dari tabel tersebut dapat kita lihat kekuatabn tiap-tiap baud menurut angkanya.

Sebagai contoh:

Baud diameter 12 mm dengan angka 4 dikepala berarti baud tersebut bisa dikencangkan sampai 480 kg/cm. Dan untuk yang ber Flens (ring) dapat dikencangkan sampai dengan 540 kg/cm.

Read More …

Categories: ,

Bengkel Bangun - ACCU(mulator) atau sering disebut aki, adalah salah satu komponen utama dalam kendaraan bermotor, baik mobil atau motor, semua memerlukan aki untuk dapat menghidupkan mesin mobil (mencatu arus pada dinamo stater kendaraan). Aki mampu mengubah tenaga kimia menjadi tenaga listrik. Di pasaran saat ini sangat beragam jumlah dan jenis aki yang dapat ditemui. 

Aki untuk mobil biasanya mempunyai tegangan sebesar 12 Volt, sedangkan untuk motor ada tiga jenis yaitu, dengan tegangan 12 Volt, 9 volt dan ada juga yang bertegangan 6 Volt. Selain itu juga dapat ditemukan pula aki yang khusus untuk menyalakan tape atau radio dengan tegangan juga yang dapat diatur dengan rentang 3, 6, 9, dan 12 Volt. Tentu saja aki jenis ini dapat dimuati kembali (recharge) apabila muatannya telah berkurang atau habis. 

Dikenal dua jenis elemen yang merupakan sumber arus searah (DC) dari proses kimiawi, yaitu elemen primer dan elemen sekunder. Elemen primer terdiri dan elemen basah dan elemen kering. Reaksi kimia pada elemen primer yang menyebabkan elektron mengalir dari elektroda negatif (katoda) ke elektroda positif (anoda) tidak dapat dibalik arahnya. Maka jika muatannya habis, maka elemen primer tidak dapat dimuati kembali dan memerlukan penggantian bahan pereaksinya (elemen kering). Sehingga dilihat dari sisi ekonomis elemen primer dapat dikatakan cukup boros. Contoh elemen primer adalah batu baterai (dry cells).

Allesandro Volta, seorang ilmuwan fisika mengetahui, gaya gerak listrik (ggl) dapat dibangkitkan dua logam yang berbeda dan dipisahkan larutan elektrolit. Volta mendapatkan pasangan logam tembaga (Cu) dan seng (Zn) dapat membangkitkan ggl yang lebih besar dibandingkan pasangan logam lainnya (kelak disebut elemen Volta).

Hal ini menjadi prinsip dasar bagi pembuatan dan penggunaan elemen sekunder. Elemen sekunder harus diberi muatan terlebih dahulu sebelum digunakan, yaitu dengan cara mengalirkan arus listrik melaluinya (secara umum dikenal dengan istilah 'disetrum'). Akan tetapi, tidak seperti elemen primer, elemen sekunder dapat dimuati kembali berulang kali.

Elemen sekunder ini lebih dikenal dengan aki. Dalam sebuah aki berlangsung proses elektrokimia yang reversibel (bolak-balik) dengan efisiensi yang tinggi. Yang dimaksud dengan proses elektrokimia reversibel yaitu di dalam aki saat dipakai berlangsung proses pengubahan kimia menjadi tenaga listrik (discharging). Sedangkan saat diisi atau dimuati, terjadi proses tenaga listrik menjadi tenaga kimia (charging).

Jenis aki yang umum digunakan adalah accumulator timbal. Secara fisik aki ini terdiri dari dua kumpulan pelat yang yang dimasukkan pada larutan asam sulfat encer (H2S04). Larutan elektrolit itu ditempatkan pada wadah atau bejana aki yang terbuat dari bahan ebonit atau gelas. Kedua belah pelat terbuat dari timbal (Pb), dan ketika pertama kali dimuati maka akan terbentuk lapisan timbal dioksida (Pb02) pada pelat positif.

Letak pelat positif dan negatif sangat berdekatan tetapi dibuat untuk tidak saling menyentuh dengan adanya lapisan pemisah yang berfungsi sebagai isolator (bahan penyekat). Proses kimia yang terjadi pada aki dapat dibagi menjadi dua bagian penting, yaitu selama digunakan dan dimuati kembali atau 'disetrum'.

Reaksi kimia

Pada saat aki digunakan, tiap molekul asam sulfat (H2S04) pecah menjadi dua ion hidrogen yang bermuatan positif (2H+) dan ion sulfat yang bermuatan negatif (S04-). Tiap ion S04 yang berada dekat lempeng Pb akan bersatu dengan satu atom timbal murni (Pb) menjadi timbal sulfat (PbS04) sambil melepaskan dua elektron. Sedang sepasang ion hidrogen tadi akan ditarik lempeng timbal dioksida (PbO2), mengambil dua elektron dan bersatu dengan satu atom oksigen membentuk molekul air (H2O).

Dari proses ini terjadi pengambilan elektron dari timbal dioksida (sehingga menjadi positif) dan memberikan elektron itu pada timbal murni (sehingga menjadi negatif), yang mengakibatkan adanya beda potensial listrik di antara dua kutub tersebut. Proses tersebut terjadi secara simultan, reaksi secara kimia dinyatakan sebagai berikut :

Pb02 + Pb + 2H2S04 -----> 2PbS04 + 2H20

Di atas ditunjukkan terbentuknya timbal sulfat selama penggunaan (discharging). Keadaan ini akan mengurangi reaktivitas dari cairan elektrolit karena asamnya menjadi lemah (encer), sehingga tahanan antara kutub sangat lemah untuk pemakaian praktis.

Sementara proses kimia selama pengisian aki (charging) terjadi setelah aki melemah (tidak dapat memasok arus listrik pada saat kendaraan hendak dihidupkan). Kondisi aki dapat dikembalikan pada keadaan semula dengan memberikan arus listrik yang arahnya berlawanan dengan arus yang terjadi saat discharging. Pada proses ini, tiap molekul air terurai dan tiap pasang ion hidrogen yang dekat dengan lempeng negatif bersatu dengan ion S04 pada lempeng negatif membentuk molekul asam sulfat. Sedangkan ion oksigen yang bebas bersatu dengan tiap atom Pb pada lempeng positif membentuk Pb02. Reaksi kimia yang terjadi adalah :

2PbS04 + 2H20 ----> PbO2 + Pb + 2H2S02

Aki kendaraan

Besar ggl yang dihasilkan satu sel aki adalah 2 Volt. Sebuah aki mobil terdiri dari enam buah aki yang disusun secara seri, sehingga ggl totalnya adalah 12 Volt. Accu mencatu arus untuk menyalakan mesin (motor dan mobil dengan menghidupkan dinamo stater) dan komponen listrik lain dalam mobil. Pada saat mobil berjalan aki dimuati (diisi) kembali sebuah dinamo (disebut dinamo jalan) yang dijalankan dari putaran mesin mobil atau motor.

Pada aki kendaraan bermotor arus yang terdapat di dalamnya dinamakan dengan kapasitas aki yang disebut Ampere-Hour/AH (Ampere-jam). Contohnya untuk aki dengan kapasitas arus 45 AH, maka aki tersebut dapat mencatu arus 45 Ampere selama 1 jam atau 1 Ampere selama 45 jam.

Penulis sempat melakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik aki dan hasilnya telah diseminarkan beberapa waktu yang lalu. Penelitian tersebut dilakukan baik saat aki sedang di discharging maupun saat charging. Metodenya adalah dengan mengukur tegangan jepit (Volt) antara kedua kutub dari aki yang dibandingkan per satuan waktu (30 menit). Penelitian tersebut dilakukan untuk aki 12 Volt, 9 Volt dan 6 Volt (meliputi aki mobil dan motor).

Pengamatan ini dilakukan selama kurang lebih lima sampai enam jam untuk tiap jenis aki, dan hasilnya antara tegangan jepit diplot terhadap perubahan waktu. Ternyata aki yang kutubnya terbuat dari timbal dan timbal peroksida dan dicelupkan dalam cairan asam sulfat (yang banyak dipakai) cukup baik hasilnya dalam mempertahankan beda potensial. Karena itu kedua kutub aki timbal dan timbal peroksida mampu mempertahankan perbedaan potensial antara kedua kutub secara stabil, sekalipun arus yang melalui rangkaian cukup besar.

Menghemat aki

Bila mana aki yang setelah kurang lebih satu tahun kita pakai mulai rewel alias 'zwak', ada beberapa tips yang dapat dicoba untuk lebih memperlama umur aki, mengingat harganya cukup mahal.

  1. Sebelum 'disetrum' ulang, buang seluruh cairan asam sulfat yang tersisa dalam aki. Lalu dibilas dengan air murni sebanyak empat kali, dan isi dengan cairan accu zuur. Setelah itu dapat 'disetrum'. Pada pemakaian normal, aki dapat bertahan selama satu sampai tiga bulan.2
  2. Atau dapat juga setelah mobil atau motor diparkir, lepaskan salah satu kabel pada kutub positif aki, sehingga pada aki tak ada arus yang benar-benar mengalir. Dan sebaiknya jangan menyalakan perlengkapan yang memerlukan arus (radio atau tape) saat mobil sedang tidak dijalankan. 3.
  3. Dan sebelum terjadi dua hal di atas, perawatan dan pengecekan terhadap tinggi permukaan air aki harus diperhatikan. Dan selain itu juga massa jenis air aki juga harus diukur dengan hidrometer secara berkala. 
Bila ternyata ketiga cara di atas tidak maksimal, mungkin sudah saatnya kita perlu membeli aki baru. Kita juga harus ingat, semua barang memiliki umur ekonomis, artinya setelah jangka waktu tertentu digunakan, barang tersebut secara perlahan-lahan akan berkurang kemampuannya dan rusak. (http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1174824055) [Goes-bb]

Read More …

Categories: , ,

Tanya:....

barubelajar on 16 Juni 2011 15:40 mengatakan...

cara pasang avometernya gimana gan?

Alamat: http://barubelajar-berinama.blogspot.com/
via: Komentar Test Kiprok



Jawab........

Untuk Test kelistrikan seperti pada pengetesan Kiprok, pengganti Baterai dan lampu adalah Multitester. Dan berikut adalah cara pakai Multitester untuk pengganti baterai tersebut.

1. Mengenal Multitester


2. Pasang saklar pada posisi ohm


3. Tes fungsi Multitester dengan menempelkan sumbu + dan - jika jarum bergerak dan diam ke kanan berarti berfungsi. Lakukuan ke benda kerja jika bergerak ke kanan itu menandakan benda kerja dapat menghantarkan listrik yang dalam diagram pengetesan sebelumnya lampu menyala.


Read More …

Categories:

Bengkel Bangun - Jika sebelumnya telah diterangkan fungsi Kiprok sekarang bagaimana cara test Kiprok masih berfungsi dengan baik atau tidak, langsung pada praktek.

Peralatan yang disediakan seperti pada pengetesan Koil DC yaitu:
1. Kiprok
2. Baterai
3. Lampu

Untuk lampu dan baterai bisa diganti dengan Multitester yang lebih praktis. Berikut Gambar diagram test Kiprok.


Read More …

Categories: , ,

Bengkel Bangun - Kiprok pada rangkaian kelistrikan motor (sepeda motor) mempunyai peranan yang sangat fital, tanpa adanya kiprok, arus dari spoel pengisian magnet tidak dapat disimpan di aki. Seberapa fungsi Kiprok adalah sebagai berikut: Sumber arus listrik pada motor didapatkan dari spoel pengisian bertype arus bolak-balik (AC= Alternating Current). Dan besarnya tegangan arus yang dihasilkan akan berubah-ubah menyesuaikan putaran mesin. Bahkan bisa mencapai 18-20 Volt pada putaran tinggi, pastinya sangat merugikan jika diaplikasi di sistem kelistrikan motor yang teganggannya hanya 12 Volt bertype arus searah (DC = Direct Current). Untuk itu sangat diperlukan suatu alat pengubah sistem arah arus dari AC menjadi DC yang selanjutnya arus listrik ini ditampung di aki dan tidak akan balik ke spul pengisian. Alat inilah yang kita sebut Kiprok.


Gambar di atas memperlihatkan sebuah Kiprok dan diagram penampang arus
 
 
Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa Arus AC tidak bisa masuk tersimpan di aki karena aki yang ber arus DC juga hanya menerima arus yang masuk DC juga. Untuk itu diperlukan Kiprok sebagai pengubah arus dari AC ke DC guna menyalurkan arus daru Spoel pengisian ke aki.




Arus DC adalah arus yang bisa diterima oleh aki. Arus tersebut hasil dari pengubah Kiprok.


Karena pentingnya peranan Kiprok dalam kelistrikan motor, perlulah kita mengetahui baik buruknya keadaan Kiprok bila ada gangguan dalam pengisian ke aki. dan untuk mengetest Kiprok masih dapat bekerja dengan baik atau tidak bisa dilihat di sini.


Catatan:
Diagram diatas adalah diagram dasar tanpa penstabil arus, jadi dengan digram diatas arus / tegangan akan terus mengalir menuju ke Aki tanpa hambatan. Dan untuk menyetabilkan Tegangan yang diinginkan perlu komponen yang bisa mengatur berapa besar tegangan yang diperlukan. Untuk menambah komponen yang dimaksud silahkan baca Rangkaian Dioda Zener Pada Sistim Pengisian Baterai.

Read More …

Categories: , ,

Bengkel Bangun - Koil yang dalam rangkainan pengapian pada motor bensin mempunyai peran yang sangat penting hingga keberadaan Koil sangat diperlukan, karena fungsi koil guna untuk mentransformasikan tegangan baterai menjadi tegangan tinggi pada sistem pengapian. Dan pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara atau petunjuk mengetest koil dalam pengapian DC pada motor bensin.

Karena Blog ini saya untuk petunjuk praktis (praktek bukan teoritis/teori) berikut cara test koil DC tanpa menggunakan rumus dan lain sebagainya, karena dalam prakteknya tak akan menghitung rumus dan segala macam teori, karena berprinsip jika baik pakai dan rusak ganti.

Peralatan:

1. Koil yang akan di test
2. Baterai
3. Lampu

Untuk Baterai dan lampu tidak harus baku itu karena bisa menggunakan Multitester yang lebih praktis. Saya menggunakan Baterai hanya untuk memperjelas dalam gambar berikut.



Read More …

Categories: , , ,

Bengkel Bangun - Melubangi atau mengebor as pada diameter diatas 10 mm bagi pekerja teknik bukanlah hal yang sulit, dengan bantuan mesin bubut semua pekerjaan beres. Tinggal pasang benda kerja di cekam bubut dan mata bor di kepala lepas maka pekerjaan akan selesai sesuai keinginan, dijamin pengeboran akan lurus dan tepat.

Tapi bagaimana jika yang dibor dibawah ukuran 10 mm ?? Bagi saya itu juga hal yang mudah semudah mengebor benda kerja yang diputar mesin bubut. Dengan melihat prinsip kerja mesin bubut yang mengebor as, maka akan saya terapkan pada bor duduk. Yang dalam contoh berikut saya akan melubangi as dengan diameter 6 mm dan panjang 2 cm dengan lubang 2 mm.




Langkah kerja:

1. Pasang benda kerja di ragum bor. Jangan di ragum penjepit benda kerja.
2. Pasang mata bor pada ragum untuk penjepit benda kerja, jadi posisi di balik mata bor pada posisi diam sedangkan as yang berputar.
3. Jalankan putaran bor dengan putaran sekitar 750 rpm.
4. Jalankan pengeboran dengan perlahan.



Dengan teknik diatas maka pengeboran akan lurus dan tepat. Dan pengeboran tersebut pada pekerjaan selanjutnya sangat diperlukan untuk mendukung pekerjaan yang lain. [Goes-bb]

Read More …

Categories: ,

1. Penggores

Alat ini digunakan untuk menandai ukuran pada benda kerja atau bahan yang akan diolah. 

Ada bermacam-macam jenis penggores:
a. Penggores tangan sedukan.
b. Penggores dengan satu ujung bengkok.
c. Penggores dengan satu ujung dirobah.

Dan cara pemakainnya adalah sebagai berikut:

a. Dalam menggunakan penggores membentuk 20-25 derajat.
b. Tekan penggores pada gambar.
c. Condongkan penggores kearah maju.

Bahan dari penggores haruslah lebih kuat dari benda kerjanya, dan jika mau membuatnya bisa dengan potongan gergaji besi yang telah dibentuk ujungnya dengan gerinda.

2. Penitik

Penitik adalah alat yang digunakan untuk menandai membuat lobang pada benda kerja. Dengan menitik benda kerja maka mata bor yang akan digunakan tidak akan meleset dari sasaran. Penitik terbuat dari besi yang ujungnya runcing membentuk sudut 30-90 derajat, pembuatan penitik bisa dibuat dari mata obeng ketok yang sudah tidak terpakai.

Dan cara pemakaiannya adalah:

a. Pegang penitik dengah tangan kiri, tempatkan pada benda.
b. Penitik harus tegak lurus dengan bahan.
c. Penitik dipukul satu kali dengan pemukul yang ringan, serta periksa posisinya jika sudah tepat baru dipukul dengan kuat agar didapatkan titik yang jelas. [Goes-bb]


Read More …

Categories: