Senin, 02 Februari 2015

Perubahan Sifat Logam Setelah Proses Las

1 komentar
Rahasia Diungkap
Bengkel Bangun - Pencairan logam saat pengelasan menyebabkan adanya perubahan fasa logam dari padat hingga mencair. Ketika logam cair mulai membeku akibat pendinginan cepat, maka akan terjadi perubahan struktur mikro dalam deposit logam las dan logam dasar yang terkena pengaruh panas (Heat affected zone/HAZ). Struktur mikro dalam logam lasan biasanya berbentuk columnar, sedangkan pada daerah HAZ terdapat perubahan yang sangat bervariasi. Sebagai contoh, pengelasan baja karbon tinggi sebelumnya berbentuk pearlite, maka seelah pengelasan struktur mikronya tidak hanya pearlite, tetapi juga terdapat bainite dan martensite (lihat Gambar dibawah).
 

Perubahan ini mengakibatkan perubahan pula sifat-sifat logam dari sebelumnya. Struktur mikro pearlite memiliki sifat liat dan tidak keras, sebaliknya martensite mempunyai sifat keras dang etas. Biasanya keretakan sambungan las bearsal dari struktur mikro ini.

Gambar dibawah mendeskripsikan distribusi temperatur pada logam dasar yang sangat bervariasi telah menyebabkan berbagai macam perlakuan panas terhadap daerah HAZ logam tersebut. Logam lasan mengalami pemanasan hingga termperatur 1500o C dan daerah HAZ bervariasi mulai 200° C hingga 1100° C. Temperatur 1500° C pada logam lasan menyebabkan pencairan dan ketika membeku membentk struktur mikro columnar. Temperatur 200° C hingga 1100° C menyebabkan perubahan struktur mikro pada logam dasar baik ukuran maupun bentuknya.



Print Friendly and PDF

Jumat, 30 Januari 2015

Bahaya Las Listrik yang perlu diwaspadai

0 komentar
Rahasia Diungkap
Bengkel Bangaun - Ada sisi positifnya ada juga sisi negatifnya. Itulah kehidupan. Tak terkecuali juga dalam pengelasan las listrik. 

Sisi positifnya sudah kita ketahui bahwa pada dasarnya sistim pengelasan adalah menyambung dua logam dengan cara dipanaskan. Sedangkan las listrik berupa menyambung dua logam dengan sarana listrik sebagai bahan pemanasnya.


Sedangkan sisi negatifnya, las listrik ada tiga macam yang perlu diwaspadai dalam proses pengelasan. 

  • Sinar Ultraviolet 

Sinar Ultraviolet ini akibatnya bisa dirasakan secara langsung ketika kita sedang melakukan / pada proses pengelasan. Jika terkena kulit, akan mengakibatkan kulit menjadi terbakar dan mengelupas. Dan jika terkena mata, maka akan mengakibatkan sakit luar biasa yang sangat menyiksa. Baca artikel kami bagaimana cara menyembuhkan rasa sakit terkena las listrik

  • Sinar Inframerah 

Bahaya sinar Inframerah ini juga tidak kalah bahayanya dari sinar ultra violet. Jika pada sinar Ultraviolet akibatnya bias langsung dirasakan, maka pada sinar Inframerah ini menyerang secara pelan-pelan dan jangka panjang. 

  • Asap Las

Asap ini jika terkena mata tidak kalah sakitnya seperti terkena sinar yang ditimbulkan, bisa mengakibatkan rasa pedih dan sakit. Karena asap ini bukan sembarang asap yang sekedar asap biasa yang ditimbulkan, tapi dibalik asap ini ada semacam debu yang ikut terbawa kepulan asap yang mengakibatkan asap menjadi tajam di bola mata. Dan jika terhirup juga sangat bahaya, karena butiran-butiran debu sangat tidak baik di paru-paru. 

Dari ketiga bahaya yang ditimbulkan bahaya dari proses pengelasan yang paling aman adalah dengan memperhatikan keamanan keselamatan kerja. Seperti pakaian pelindung las yang standard. Dengan demikian bahaya yang ditimbulkan dari ketiga bahaya tersebut diatas akan terminimalisir.



Print Friendly and PDF

Galeri

Komentar

 

Copyright 2011 Bengkel Bangun I Template by Bengkel Bangun I Support by Web Design ROP I Aktif 14/05/2011 I Dom 03/09/2011